Muaro Jambi, 06 April 2026 – MAN Insan IC Jambi
kembali mempertegas posisinya sebagai lembaga pendidikan unggulan melalui
torehan prestasi internasional tenaga pendidiknya. Ahmad Puguh Eriawan, S.Si.,
M.Pd., yang merupakan Guru Matematika dan Alfathuri, S.Pd., Guru Seni Budaya
MAN IC Jambi, resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Microsoft
Certified Educator (MCE). Sertifikasi global ini menjadi pengakuan resmi
dari Microsoft atas kompetensi pendidik dalam mengintegrasikan teknologi
informasi dan komunikasi (TIK) secara inovatif untuk menciptakan pembelajaran
yang lebih efektif dan kreatif.
Keberhasilan ini merupakan tindak lanjut dari Surat
Tugas Nomor 416/Ma.05.10/03/2026 yang menginstruksikan partisipasi dalam
pelatihan dan sertifikasi tersebut. Kegiatan yang berlangsung secara daring
melalui virtual zoom meeting ini dilaksanakan secara intensif mulai
tanggal 02 hingga 16 Maret 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen MAN
IC Jambi dalam merespons tantangan pendidikan abad ke-21 yang menuntut literasi
digital tinggi, di mana guru harus menunjukkan kemampuan luar biasa dalam
merancang strategi pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi.
Kepala MAN IC Jambi, Dr. Zakiah, M.E.Sy.,
menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangganya atas dedikasi yang
ditunjukkan. Beliau berharap pencapaian ini tidak hanya menjadi pengakuan
profesional semata, namun juga menjadi pemantik motivasi bagi guru-guru lain di
lingkungan MAN IC Jambi untuk terus mengembangkan diri. "Raihan MCE ini
diharapkan mampu menghadirkan metode pembelajaran yang lebih relevan dengan
kebutuhan zaman, sehingga mampu mendorong kreativitas dan cara berpikir kritis
siswa kita," ungkapnya.
Dengan bertambahnya pendidik bersertifikasi
internasional, MAN IC Jambi semakin optimis dalam menerapkan pembelajaran
berbasis teknologi yang komprehensif di lingkungan madrasah. Langkah ini
sejalan dengan visi madrasah untuk selalu adaptif terhadap perkembangan
teknologi dan konsisten dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Ke depan,
hasil dari sertifikasi ini akan segera diimplementasikan dalam kurikulum harian
guna memastikan siswa mendapatkan pengalaman belajar digital dengan standar
global.